Implementasi Nilai Pancasila Dalam Mengatasi Gaya Hidup Di Era Globalisasi

 

BAB I

PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang

               Pancasila terdiri dari lima sila yang berbeda-beda yang mana Pancasila sebagai dasar Negara ini sangat berperan penting bagi kehidupan bangsa yang bermasyarakat. Bahkan pancasila dijadikan pedoman dalam bertingkah laku, baik dalam kehidupan bermasyarakat ataupun berbangsa bernegara. Sebagai dasar negara pancasila memiliki nilai-nilai yang wajib diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai pancasila ini mengandung nilai moral dan norma yang tentunya harus diterima oleh seluruh masyarakat indonesia karena hal ini menjadi landasan bagi kehidupam bersama di Indonesia. Pancasila juga sebagai satu kesatuan yang utuh yang dijadikan sebagai pedoman hidup dagi bangsa Indonesia(Lasiyo, Soeprapto, and Wikandaru 2019).

            Indonesia sedang mengalami perubahan kebudayaan yang cukup pesat yang disebabkan adanya era globalisasi. Globalisasi menyebabkan semakin mudahnya budaya-budaya asing masuk melalui dari berbagai media cetak maupun elektronik yang banyak ditiru oleh masyarakat khususnya oleh generasi muda, padahal kita semua tahu bahwa tidak semua budaya asing yang masuk bersifat positif, bahkan kebudayaan asing yang bernilai negatif lebih banyak masuk ke Indonesia. Dengan banyaknya nilai kebudayaan negatif yang masuk dapat merubah gaya hidup setiap orang terutama generasi muda atau biasa disebut remaja. Dengan masuknya era globalisasi pada saat ini, masuknya juga budaya-budaya asing yang mengikuti perkembangan zaman. Sehingga perubahan gaya hidup sangat terlihat apalagi dikalangan remaja(Hidayat and Dewi 2021).

            Westernisasi adalah suatau kondisi dimana manusia meniru gaya hidup kebarat-baratan. Hal tersebutlah yang sehingga membuat eksistensi kebudayaan bangsa ini  menjadi terancam. Sehingga hal ini membuat manusia menjadi lebih individualisme, padahal manusia adalah makluk sosial yang sehingga tidak dapat hidup sendiri. sehingga hal ini membawa masyarakat melupakan nilai-nilai luhur yang telah lama ada, yaitu gotong royong. Akibat dari era globalisasi ini berpengaruh dalam karakter bangsa sehingga melupakan jati dari bangsanya yang menjunjung tinggi nilai Pancasila.

            Masalah yang mucul akibat adanya ancaman bagi negara Indonesia dari pengaruh globalisasi terhadap tatanan negara ini merupakam suatu ancaman yang besar. Dengan mudah pengaruh era globalisasi ini masuk dengan nilai negatif yang berdampak terhadap karakter bangsa. Seperti yang diketahui bahwa banyak generasi muda yang rusak moralnya akibat pengaruh globalisasi. Seperti pengaruh teknologi yang semakin canggih,cara bergaul dengan teman, narkoba, minuman keras, dan lain sebagainya.

            Masalah ini perlu diperhatikan karena berdampak sangat besar bagikemajuan dan perkembangan Negara. Hal ini diharapkan dapat dibenahi oleh pemaparan nilai-nilai Pancasila agar generasi yang akan datang memiliki akhlak dan perilaku serta moral yang baik. Pancasila. Dari penjelasan di atas dapat diketahui bahwa pancasila dapat mengimplementasi dengan nilai-nilai pancasila dalam mengatasi gaya hidup di era globalisasi.

 

B.    Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, maka dapat dirumuskan beberapa permasalahan sebagai berikut:

1.     Apa itu nilai pancasila?

2.     Apa pengaruh Globalisasi dalam bermasyarakat?

3.     Sila keberapakah yang dapat di kaitkan dengan hal ini?

4.     Bagaimana mengimplementasi nilai pancasila dalam mengatasi gaya hidup di era globalisasi?

 

C.    Tujuan Pembahasan

Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan pembahasan pada makalah ini adalah untuk menjelaskan

1.     Pengertian Pancasila

2.     Penjelasan globalisasi dan akibatnya

3.     Cara mengimplementasi nilai pancasila dalam mengatasi gaya hidup


 

BAB II

PEMBAHASAN

A.    Pengertian Pancasila

            Pancasila terdiri dari dua kata sansekerta “panca” yang berarti lima, dan “sila” yang berarti psinsip atau asas. Dapat diartikan bahwa Pancasila ini adalah psrinsip dan pedoman hidup berbangsa dan bernegara atau pilar ideologis negara(Wibowo and Najicha 2022).

            Lima ideologis utama ini sebagai penyusun Pancasila merupakan lima sila pancasila. Ideologi utama tersebut tercantum dalam alinea keempat dala Pembukaan Undang-Undang Dasar1945 :

  1. Ketuhanan yang Maha Esa
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

 

            Dalam hal ini sepatutnya warga negara memahami, penerapi serta mempelajari dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila ini disesuaikan dengan kemampuan dan sesuai dengan potensi yang ada. Pancasila ini senantiasa mengikuti dinamika kehidupan serta perkembangan zaman. Pancasila ini dapat menjawab pertanyaan-pernyataan yang ada dalam kehidupan bermasyarakat.

 

B.    Globalisasi yang mempengaruhi Gaya Hidup Masyarakat

        Globalisasi adalah salah satu fenomena yang terjadi di seluruh dunia khususnnya Indonesia. Globalisasi dalam peradaban manusai ini bergerak terus menerus seiring dengan perjalanan waktu. Dalam buku yang ber judul “ Sociology Comparison” Globalisasi adalah perubahan sosial, dan transformasi budaya, perilaku, institusi sosial, dan struktur sosial dari watu kewaktu. Masyarakat berubah ketika mereka menjadi lebih modern. Untuk memahami perubahan sosial kita harus mulai memahami apa artinya bagi masyarakat untukmenjadi lebih modern(Saiful 2019). Budaya dan masyarakat yang dinamis mereka terus menerus mengalami perubahan sosial, yang berarti bahwa struktur budaya dan masyarakat berubah menjadu bentuk baru. Perubahan sosial terjadi hasil dari faktor ekologis dan demagrafis yang merubah kehidupan masyarakat dari kondisi tradisional ke kondisi masyarakat modern.

      Kekuatan globalisasi ini tercermin pada perubahan perilaku masyarakat yang mudah menyerap dan mwmngikuti perkembangan globalisasi. Perkembangan teknologi dan informasi mengahsilkan produk modern yang dinamakan mode, masyarakat yang mengikuti mode tersebut mengikuti juga perubahan mode agar lebih up-to-date(Aini Shifana Savitri and Dinie Anggraeni Dewi 2021).

      Gaya hidup dapat diartikan sebgai pola tindakan yang menjadi pembeda antara satu dengan yang lain. Dari kegiatan interaksi yang dilakukan setiap hari akan terlihat sebuah gagasan gaya hidup individu tanpa harus menjelaskan apa yang dimaksud.

      Contoh dari globalisasi misalnya pengaruh Medi Massa seperti Internet maka setiap orang dengan mudahnya mengakses informasi seperti berbelanja, berkomunikasi, dan lain sebagainya. Pengaruh globalisasi juga memiliki dampak negatif seperti perilaku  menyimpang yang mana seorang remaja bergaul secara bebas tanpa mau mengetahui aturan-aturan dari nilai norma yang telah dicantumkan. Serta tidak takut kepada Tuhan. Pengaruh budaya asing juga dapt merusak berperilaku dalam bermasyarakat. Zaman sekarang masyarakat sudah merubah gaya hidup dengan merubah cara berpakaian dengan menggunakan pakaian yang tidak pantas, dengan berpakaian terbuka tanpa adanya rsa malu dalam diri mereka.

      Istilah gaya hidup pada awalnya diperkenalkan oleh Max Weber. Ia mengatakan bahwa status sosial utama ditentukan oleh gaya hidup seseorang (Weber, 1996). Dampak yang terdapat akibat globalisasi terhadap perubahan gaya hidup bagi masyarakat.

1.     Dampak Ekonomi yang mana ditandai dengan pola konsumsi rumah tangga yang berlebihan.

2.     Dampak Media Massa dalam era globalisasi ini sangat pesat. Adanya media massa ini kehidupan masyarakat mengalami moderenisasi. Dampaknya masyarakat mengalami perubahan gaya hidup seperti mengikuti gaya berpakaian orang luar negri.

3.     Budaya asing yang masuk juga mempengaruhi pola berpikir masyarakat bahkan mempengaruhi pola perilaku yang menyimpang.

      Dalam rangka menjaga eksistensi nilai-nilai Pancasila di era globalisasi ini dapat diimplementasikan dengan cara menumbuhkan sifat nasionalisme. Sifat nasionalisme dapat ditanamkan melalui pendidikan atau pembelajaran yang bertujuan disetiap pendidikan.

      Dalam hal ini juga, globalisasi memiliki dampak positif, yaitu:

1. Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi adalah salah satu dampak postof yang terjadi. Sehingga dampak ini mempermudah seluruh masyarakat dalam mencari informasi di internet dan dapat mempermudah mendapatkan informasi dari sosial media.

2. Meningkatnya Perekonomian Negara adalah dampak positif yang diakibatkan globalisasi, yangmana mendorong perubahan bidang di ekonomi seperti berbubahnya metode pembayaran yang awalnya hanya dapat dilakukan secara tunai sekarang dapat menggunakan non tunai sebagau transaksi jual beli. Hal ini membuat bertransformasinya penjual dan pembeli hanya dengan aplikasi atau dengan jarak jauh.

C.    Implementasi Nilai Pancasila Dalam Mengatasi Gaya Hidup Di Era Globalisasi

Dalam hal ini implementasi pancasila merupakan cara dalam mengamalkan nilai yang terdapat dalam pancasila. Pancasila dapat mengatasi gaya hidup di era globalisasi. Penerapan pada nila pancasila ini dapat diwujudkan di dalamkehidupan sehari-hari(Nur Insani and Anggraeni Dewi 2022). Nilai-nilai Pancasila dapat diterapkan dengan cara (1) Sila pertama yaitu KeTuhanan Yang Maha Esa yang mana dalm sila ini masyarakat terkhusus bagi umat muslim wajib melindungi agama, mengamalkan sesuai aturan yang Tuhan tetapkan dengan cara tidak menggunakan pakaian yang terbuka yang mana dalam artian ini menggunakan pakaian tapi seperti tidak menggunakannya atau aurat yang terlihat. Dalam sila pertama ini dapat dikaitkan dengan pembahasan pengaruhnya globalisasi dalam gaya hidup. Dampak yang sangat besar ini apabila tidak mengikuti sila pertama akan mendapatkan dosa akibat melanggar nilai yang telah ditetapkan oleh Allah SWT. (2) Dalam sila kedua ini disebutkan kemanusiaan yang adil dan beradab, penerapan sila kedua ini adalah menjujung tinggi nilai keadilan dan martabat manusia, dengan menanamkan dan menerapkan rasa toleransi kepada orang lain serta menghargai dan saling menghormati antar masyarakat. Era globalisasi ini semakin membuat masyarakat lupa akan adanya saling membutuhkan, pengaruh yang mengakibatkan individualisme ini berdampak ke pola berperilaku dalam sehari-hari, sehingga ketika hal itu muncul dala diri seseorang, wajib bagi setiap orang memiliki kesadaran dalam menerapkan sila kedua ini. Sehingga hal ini dapat diminimalisir agar pola perilaku tidak menyimpang sangta jauh. (3) Sila ketiga yaitu Persatuan Indonesia yang mana penerapan ini merupakan memberikan perlakuan kepada setiap orang dengan perlakuan yang sama tanpa membedakan latar belakang. (4) Sila keempat ini  Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan yang mana sila ini dapat diterapkan dengan selalu mengedepankan musyawarh dan mufakat yang mana apabila terjadi sesuatu tidak menghakimi sendiri dan tidak mengambil tindakan sebelum adanya musyawarah dan mufakat. Sehingga dapat diterima dan menjalankan segala keputusan bersama. (5) Sila kelima ini yang sesuai dalam mengimplementasi nilai pancasila yang sesuai dengan pembahasan ini. Yang berbunyi, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Hal ini dapat mengembangkan  perbuatan luhur atas dasar kekluargaan dengan asas gotong royong. Semua warga Indonesia memiliki derajat yang sama dimata hukum dan juga Negara, sehingga hal ini erlu terwujudnya keseimbangan anatara hak dan kewajiban dengan menghormati hak orang lain. Faktanya di era globalisasi ini banyak sekali masyarakat yang memegang kekuasaan memperlakukan orang lain dengan semena-mena dengan pembelaan bahwa mereka adalah orang kelas atas yang memilki segalanya. Terlihat bahwa hal ini salah satu pengaruh globalisasi yang membuat masyarakat memiliki sifat sombong padahal dengan sifat sombong ini dapat memecah belah masyarakat yang mengakibatkan tidak saling menghargai satu sama lain. Penerapan sila kelima ini dapat mengimplementasikan nilai pancasila dalam era globalisasi.

Dengan memegang nilai Pancasila sebagai acuan hidup kita dalam berbangsa dan bernegara yang menjadi identitas bagi bangsa Indonesia. Nilai yang terkandung dalam Pancasila ini perlu dikembangkan sejak saat ini terutama oleh generasi muda seperti kita yang sangat mudah terpengaruh oleh perubahan zaman yang semakin modern. Dengan menanamkan nilai Pancasila ini masyarakat dapat memfilterisasi budaya baik dan buruk yang dibawa oleh luasnya arus globalisasi.

 

 

BAB III

PENUTUP

A.    Kesimpulan

Pancasila merupakan lima pilar ideologis negara yang bertujuan mengtaur kehidupan bernegara yang diharapkan masyrakat dapat menerapkan nialinya dan sebagai pandangan hidup bangsa. Implementasi Pancasila dalam dalam menjaga nilai-nilai kebudayaan yang ada di Indonesia di dalam era globalisasi dapat menjadi solusi di tengah beragamnya ideologi serta usaha politik identitas oleh agama, etnik, dan kepentingan yang dapat berdampak kepada identitas dan ideologi. Implementasi nilai-nilai Pancasila di era globalisasi bagi masyarakat dengan menumbuhkan sifat nasionalisme dan dengan menerapkan nilai Pancasila ini dapat membatasi perilaku menyimpang bagi masyarakat. Degan fiterisasi hal baik buruk yang masuk akibat luasnya arus globalisasi ini masyarakat dapat menjalani kehidupan tanpa pengaruh besar dari globalisasi yang dampaknya begitu besar bagi kehidupan bermasyarakat.

DAFTAR PUSTAKA

Aini Shifana Savitri, and Dinie Anggraeni Dewi. 2021. “Implementasi Nilai - Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Di Era Globalisasi.” Inventa 5(2):165–76. doi: 10.36456/inventa.5.2.a3549.

Hidayat, Arum Sari Nur, and Dinie Anggraeni Dewi. 2021. “Meningkatkan Kesadaran Generasi Muda Terhadap Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Di Era Globalisasi.” Journal of Education, Psychology, and Counseling 3(Nomer 1):50–57.

Lasiyo, Sri Soeprapto, and Reno Wikandaru. 2019. “Ruang Lingkup Pendidikan Pancasila.” Universitas Terbuka 1–43.

Nur Insani, Galuh, and Dinie Anggraeni Dewi. 2022. “Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Pembentukan Karakter Pada Generasi Milenial.” Jurnal Kewarganegaraan 6(1):1602–7.

Saiful, Nur Inayati. 2019. “Dampak Globalisasi Terhadap Perubahan Gaya Hidup Pada Masyarakat Kampung Komboi Distrik Warsa Kabupaten Biak Numfor.” “Gema Kampus” IISIP YAPIS BIAK 14(2):32–40.

Wibowo, K. A., and F. U. Najicha. 2022. “Aktualisasi Pancasila Dalam Kehidupan Masyarakat Di Era Globalisasi.” EduPsyCouns: Journal of … 4(1):22–31.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Student Corner - Kelompok KKM 127 Shankara UIN Malang 2024-2025